Kronologis Meninggalnya Ulama-Ulama Besar Aceh 2016


Ulama adalah orang yang ahli atau orang yang memiliki ilmu lebih dalam hal agama. Bagi orang Aceh, ulama adalah lampu penerang bagi kehidupan manusia didalam dunia yang gelap gulita. Begitulah tafsiran sebagian orang tentang hal pengertian Ulama. Baru-baru ini masyarakat Aceh mendapatkan beberapa berita duka. Berita duka ini sudah ramai diperbincangkan baik di media sosial maupun di lingkungan masyarakat itu sendiri.

Bertepatan pada tanggal 21 Juli 2016 dikabarkan dua pemuka agama besar di Aceh telah menghadap Ilahi. Kabar ini lantas mengguncang hati dan jiwa masyarakat Aceh, kenapa tidak? 2 ulama ini merupakan ulama yang memiliki pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Aceh.


Kabar duka pertama didapat pada hari Kamis sekira pukul 08 : 00 WIB pada tanggal 21 Juli 2016. Dikabarkan bahwa Ayanda Abon Seulimum telah berpulang ke Rahmatullah dengan dititipkan sebab oleh Allah padanya bahwa beliau meninggal karena komplikasi penyakit yang dideritanya. Dikabarkan pula Abon Seulimum sempat di rawat di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Abon Seulimum yang memiliki nama lengkap Tgk. H. Mukhtar Luthfi bin Tgk. H. Abdul Wahhab merupakan seorang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ruhul Fata yang terletak di daerah Aceh Besar. Tgk. H. Mukhtar Luthfi (Abon Seulimum) telah memimpin Ponpes Ruhul Fata kira-kira Selama 20 Tahun, terhitung dari tahun 1996 yang dulunya di pimpin oleh Ayahanda beliau bernama Tgk. H. Abdul Wahhab. Dalam masa kepemimpinan Tgk. H. Mukhtar Luthfi (Abon Seulimeum), dayah Ruhul Fata diketahui telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang pendidikan / pengajian.


Bertepatan pada tanggal dan hari yang sama, masyarakat Aceh kembali mendapatkan berita duka, yaitu sekira pukul 23 : 15 WIB  Abuya Jamaluddin Waly telah menghadap ke Rahmatullah di RSUD Teuku Pekan Blang Pidie, Aceh Barat Daya. Abuya Jamaluddin Waly merupakan Pimpinan Dayah (Pesantren) Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan. Abuya Jamaluddin Waly dikenal sebagai sosok yang sangat mulia, disamping sebagai tokoh ulama, beliau juga pernah berkiprah dalam dunia politik, yaitu pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Istimewa Aceh (1968-1987) dan anggota DPR/MPR RI (1987-1999).

Itulah beberapa penggalan berita yang kami sajikan menyangkut dengan Kronologis Meningglanya Ulama-Ulama Besar Aceh pada Tahun 2016. Semoga bermanfaat dan terima Kasih.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔