Berita Gembira Penghapusan Mengajar 24 Jam Perminggu Untuk Guru Sertifikasi


Kini berita gembira untuk guru sudah mulai di wacanakan, yaitu penghapusan ketentuan mengajar 24 jam untuk guru yang ingin mencairkan tunjangan sertifikasinya. Untuk menghargai jasa guru selama ini memang pemerintah sudah menyalurkan beberapa tunjangan, mulai dari tunjangan sertifikasi sampai dengan tunjangan-tunjangan prestasi lainnya.

Namun sebagian ketentuan yang direncakan memang tidak efektif, layaknya ketentuan bagi guru yang ingin mencairkan tunjangan sertifikasinya harus melengkapi jumlah jam mengajarnya sampai 24 jam perminggu. Ketentuan ini di anggap tidak layak kalau memang tunjangan ini diperuntukkan untuk menunjang kualitas pendidikan di Indonesia.

Bayangkan saja setiap guru mata pelajaran yang sudah sertifikasi harus melengkapi jam mengajarnya 24 jam perminggu, kapan guru tersebut sempat memikirkan kualitas ilmu yang diberikannya?


Dalam beberapa kasus di sekolah ditemukan, guru harus bersusah payah mendapatkan jam di sekolah induknya, seandainya jam di sekolah induknya tidak memadai, guru tersebut harus keluar ke sekolah lain guna untuk melengkapi jam sertifikasinya. Ada guru yang terpaksa mengajar di dua sekolah bahkan ada yang 3 sekolah. Apakah masuk akal guru yang mengajar 2 atau tiga sekolah perminggu dengan hitungan jam 24 jam sempat memikirkan kualitas ilmu yang diberikan untuk anak didiknya? Tentu tidak bukan.

Oleh karena itu, menurut Mendikbud Muhadjir Effendy, ketentuan-ketentuan tersebut sebagian harus di benah ulang, agar pendidikan di Indonesia bisa di tingkatkan dengan optimal. Dalam kata-kata sambutan Mendikbud Muhadjir Effendy di beberapa acara seminar, sering menyebutkan tentang penghapusan 24 jam perminggu tersebut.


Salah satunya di Acara Seminar yang diadakan di padang ketika Mendikbud Muhadjir Effendy menjadi salah satu pembicara di acara tersebut. Muhadjir Effendy menyatakan:

"Dengan kewajiban 24 jam, guru akhirnya berusaha memenuhi target tersebut dan mengajar di beberapa sekolah. Jika seperti itu, bagaimana seorang guru akan profesional dan konsentrasi pada sekolahnya," kata Muhadjir. (Dikutip dari sekolahdasar.net.)

Dengan pernyataan tersebut sudah tentu bisa dikatakan seandainya ketentuan 24 jam perminggu benar disahkan, itu akan menjadi sebuah berita bagus untuk guru sertifikasi. Dan guru bisa meningkatkan keprofesiannya dengan profesional serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang diajarkan untuk peserta didiknya.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔